
EKSEKUSI DI MUKA TAMBANG.
Platform kontraktor pertambangan AT Corporation menyediakan arsitektur operasi yang diperlukan untuk menerjemahkan rencana tambang menjadi eksekusi lapangan yang disiplin.
PT Batu Mutiara Hitam berfungsi sebagai kontraktor pertambangan khusus Grup.
DARI RENCANA TAMBANG HINGGA EKSEKUSI LAPANGAN.
Kontraktor pertambangan mengubah persyaratan pengembangan tambang menjadi operasi lapangan yang terkoordinasi yang melibatkan sumber daya manusia, peralatan, pergerakan material, dan kontrol operasi.
Dalam AT Corporation, PT Batu Mutiara Hitam menyediakan kapabilitas kontraktor pertambangan khusus sebagai bagian dari platform Jasa Pertambangan, Logistik & Infrastruktur Grup yang lebih luas.
PT BATU MUTIARA HITAM.
PT Batu Mutiara Hitam
PT Batu Mutiara Hitam menyediakan kapabilitas kontraktor pertambangan khusus di dalam ekosistem sumber daya AT Corporation.
JELAJAHI PT BATU MUTIARA HITAMDIBANGUN DI SEKITAR SIKLUS PERTAMBANGAN.
PENGEMBANGAN TAMBANG
Kapabilitas operasi yang mendukung pengembangan fisik area tambang sesuai dengan rencana tambang yang disetujui dan persyaratan operasi.
- Pengembangan Pit
- Persiapan Bench
- Pengembangan Akses
- Persiapan Tambang
PENGUPASAN LAPISAN TANAH
Kapabilitas ekskavasi, pemuatan, dan pergerakan material yang mendukung penghapusan lapisan tanah penutup yang diperlukan untuk mengekspos sumber daya yang dapat ditambang.
- Ekskavasi
- Pemuatan
- Pergerakan Material
- Koordinasi Pembuangan
PENGAMBILAN BATUBARA
Kapabilitas ekstraksi dan pemuatan terkendali yang berfokus pada pemeliharaan perolehan, kualitas, dan disiplin operasional batubara.
- Eksposur Batubara
- Pembersihan Batubara
- Ekskavasi Batubara
- Pemuatan
- Pemisahan Kualitas
OPERASI LOKASI
Mendukung eksekusi lokasi tambang melalui aktivitas operasi terkoordinasi, kontrol lokasi, dan pengerahan sumber daya.
- Koordinasi Operasional
- Pemeliharaan Jalan
- Dukungan Drainase
- Persiapan Lokasi
- Dukungan Produksi
OPERASI PERALATAN
Pengerahan dan pengoperasian peralatan pertambangan sesuai dengan persyaratan rencana tambang, material, dan produktivitas.
RENCANA. KERAHKAN. EKSEKUSI. KONTROL.
RENCANA
Menerjemahkan persyaratan tambang menjadi prioritas operasi dan rencana sumber daya.
KERAHKAN
Menyelaraskan orang, peralatan, dan sumber daya lokasi dengan persyaratan operasi.
EKSEKUSI
Melaksanakan aktivitas pertambangan dengan koordinasi lapangan yang disiplin.
KONTROL
Melacak kinerja operasional, keselamatan, pemanfaatan peralatan, dan kualitas eksekusi.
VISIBILITAS DI SELURUH OPERASI.
RUJUKAN METRIK OPERASI
PERALATAN TEPAT. APLIKASI TEPAT.
RUJUKAN PERALATAN — TIDAK MENYIRATKAN KEPEMILIKAN
KAPABILITAS OPERASI BERDAMPINGAN DENGAN KEPEMILIKAN SUMBER DAYA.
Kapabilitas kontraktor pertambangan AT Corporation berdampingan dengan portofolio sumber daya batubara Grup sebagai bagian dari arsitektur sumber daya dan operasi yang lebih luas.
- /PT Khatulistiwa Makmur Persada
- /PT Kasongan Mining Mills
- /02 Aset IUP OP Batubara
- /Jambi, Indonesia
- /GAR 3.400–5.600 Rentang Portofolio Batubara AT Corporation
EKSEKUSI PERTAMBANGAN BERLANJUT DI LUAR PIT.
Produksi pertambangan harus terhubung secara efisien dengan pergerakan material hilir, stockpile, dan persyaratan logistik.
JELAJAHI PENGANGKUTAN BATUBARAPRODUKTIVITAS DENGAN KONTROL.
DISIPLIN PERENCANAAN
Menyelaraskan eksekusi lapangan dengan rencana tambang dan persyaratan produksi yang disetujui.
PRODUKTIVITAS
Fokuskan sumber daya operasi pada pergerakan material yang efisien dan disiplin.
UTILISASI PERALATAN
Sesuaikan pengerahan peralatan dengan kondisi lokasi dan persyaratan operasi.
KESADARAN BIAYA
Menjaga visibilitas atas hubungan antara aktivitas operasi, penggunaan sumber daya, dan hasil produksi.
AKUNTABILITAS
Menetapkan tanggung jawab yang jelas untuk eksekusi, keselamatan, dan kinerja operasi.
KESELAMATAN ADALAH PERSYARATAN OPERASI.
Eksekusi pertambangan memerlukan prosedur yang disiplin, personel yang kompeten, kontrol peralatan yang tepat, dan tanggung jawab yang jelas untuk operasi lapangan yang aman.
ARSITEKTUR KESELAMATAN — PENERAPAN HARUS DIVERIFIKASI
BEROPERASI DENGAN TANGGUNG JAWAB LOKASI.
ARSITEKTUR EKSEKUSI BERTANGGUNG JAWAB — PENERAPAN HARUS DIVERIFIKASI
- Manajemen Air
- Drainase
- Kontrol Erosi
- Manajemen Limbah
- Manajemen Debu
- Antarmuka Rehabilitasi
- Manajemen Bahan Bakar / Hidrokarbon
DIBANGUN DI SEKITAR PERSYARATAN PROYEK.
RUJUKAN MODEL KOMERSIAL
